Berita Terkini | JK Dilirik PPP, Nurul Arifin Acungi Jempol | Kios Solar Jadi Model Bisnis Baru? | Suramadu Masih Lengang H+3 Lancar | Masjid Bintang Sepi Dilirik Pemudik | Tertipu Calo Kereta Api Puluhan Calon Penumpang Resah | Gang Dolly Kembali Buka, Pengunjung Tak Sabar | Pakde Karwo Masih Nyaman dengan Gus Ipul | Kepala Kakek Dibacok Saat Sholat | Kuasa Hukum 29 Anggota DPRD Anggap Class Action Gugu
Tampilkan postingan dengan label Pantura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantura. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Agustus 2012

Pakde Karwo Masih Nyaman dengan Gus Ipul

Jombang (beritametro) - Wagub Jatim Syaifullah Yusuf (Gus Ipul belum terpikirkan untuk runing sendiri dalam pilgub tahun depan. Menurutnya, ia masih nyaman bersanding dengan Gubernur Jatim, Soekarwo atau Pakde Karwo. Pun demikian, Gus Ipul mengakui bahwa banyak masukan yang intinya meminta agar dirinya maju sebagai calon gubernur.
"Memang, ada sejumlah kiai yang memberi masukan agar saya maju sebagai calon gubernur. Akan tetapi untuk saat ini saya masih nyaman dengan Pak Gubernur (Soekarwo, Red)," kata Gus Ipul usai silarurahmi ke KH Aziz Mansyur, Pengasuh Pesantren Tarbiyatun Nasyiin Paculgowang Diwek, Rabu (22/8/2012).
Itulah sebabnya, mantan ketua umum PP GP Ansor ini menegaskan tidak akan maju sendiri dalam Pilgub Jatim tahun depan. Menurutnya, kalau masih digandeng Pak Karwo, pihaknya tentu siap. "Dan insya Allah nanti tetap maju dengan Pak Karwo. Jadi tidak perlu maju sendiri," katanya memastikan.
Bagaimana sikap Kiai Aziz sendiri? Saat menerima kunjungan Gus Ipul, KH Aziz Mansyurtidak banyak menyinggung pencalonan Gus Ipul. Dia hanya berpesan agar selama menjabat, Gus Ipul menjalankan amanat sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Seperti diketahui, pada 2008, KH Aziz Mansyur termasuk barisan kiai yang mendukung duet Soekarwo-Syaifullah Yusuf (KarSa). "Saya manut dengan para guru saya di Lirboyo," kata Kiai Aziz. (pur)

Tertipu Calo Kereta Api Puluhan Calon Penumpang Resah

Madiun (beritametro) - Meski PT Kereta Api Indonesian(KAI) telah memberlakukan sistem "Rail Ticketing System" atau karcis sesuai dengan nama pengguna namun masih ada saja calon penumpang yang membeli tiket dari calo.

Humas PT KAI Daop VII Madiun, Sugianto mengatakan, sejak dimulainya angkutan lebaran hingga malam tadi pihaknya sudah mendapatkan 20 tiket kereta kelas ekonomi yang tidak sesuai dengan identitas pemilik karcis dan kemungkinan besar mereka membeli tiket tersebut dari calo. "Mereka kemungkinan besar membeli tiket tersebut dari calo. Karena kami sudah lama mensosialisaikan sistem "Rail Ticketing System" dan saat di loket pembelian tiket petugas selalu mengingatkan keberadaan sistem ini," ujarnya, Rabu (22/8/2012).

Sugianto menjelaskan, perbedaan nama calon penumpang yang tertera di tiket dengan kartu identintas dari belasan tiket tersebut diketahui saat petugas mengecek data calon penumpang yang akan memasuki peron stasiun.  "Hanya penumpang bertiket saja yang bisa memasuki peron. Selain itu sebelum mereka masuk mereka harus menunjukkan karcis dan kertu identitas atau Kartu Keluarga untuk yang dibawah umur," jelas Suginato.

Akibat tiket yang tidak sesuai dengan identitas calon penumpang tersebut, tiket yang mereka beli tersebut dianggap hangus dan ke 20 orang tersebut di anggap tidak memiliki tiket. Sehingga mereka harus membeli tiket lagi. "Jika mereka mau naik kereta mereka harus membeli tiket manual yang harganya sama dengan tiket asli. Dan nomor tempat dudukanya sama dengan  tiket mereka yang sudah hangus. Jadi mereka bisa tetap bisa melanjutkan perjalanan," kata Sugianto.

Sebagaimana diketahui, setelah 1 Juli 2012 PT KAI menerapkan "Rail Ticketing System" atau aturan sistem kesesuaian antara nama dalam tiket dan kartu identitas calon penumpang untuk semua jenis kereta, baik ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Sebelumnya, sistem ini hanya diberlakukan bagi kereta bisnis dan eksekutif sejak November 2011.[rdk/ted]
 
Copyright © 2012. LINTAS METRO.COM . All Rights Reserved.
Tim Investigasi | Koresponden | facebook | Twitter | Kritik dan Saran | Advertising
Surabaya | Bangkalan | Sampang | Pamekasan | Sumenep | Gresik | Lamongan | Bojonegoro | Tuban
Mojokerto | Jombang | Kertosono | Pare | Kediri | Nganjuk | Caruban | Madiun | Tulungagung | Ngawi
Trenggalek | Ponorogo | Pacitan | Sidoarjo | Pasuruan | Malang | Blitar
Lumajang | Probolinggo | Situbondo | Banyuwangi | Jember | Bondowoso | Susunan Redaksi
Published by: britametro.com | email: metroraya9@gmail.com | Design by: @chmadi MS